FATWA MUI : UMAT ISLAM MENINGGAL KARENA COVID 19, MATI SYAHID

Tanggal : 14 April 2020 By : Admin

img-fluid

MOJOKERTO -GEMA MEDIA: Umat Islam yang meninggal dunia dikarenakan terjangkit Corona Virus deseases (covid 19) sama saja dengan mati syahid akhirat.  Ini artinya kepada almarhum dijamin masuk surga.  Hal ini sesuai dengan Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nomor 18 Tahun 2020 yang mengatur pedoman pengurusan jenazah Muslim yang terinfeksi Covid-19.

KH.Rofi’i ketua MUI kota Mojokerto saat dikonfirmasi melalui phonecelnya, membenarkan akan pernyataan tersebut. “Umat Islam yang wafat karena wabah Covid-19 dalam pandangan syara’ kategori syahid akhirat,” dikutip dari fatwa bernomor 18 tahun 2020.

Mati syahid ada 3 (tiga) macam kata Gus Rofi’i yaitu syahid dunia, syahid akhirat dan syahid dunia akhirat.  Yang dimaksud mati syahid dunia adalah seseorang yang berjuang seakan-akan di jalan Allah,akan tetapi niatnya hanya karena ingin dapat nama, ada pamrih  bukan semat karena Allah. Mati syahid akhirat adalah umat Islam yang meninggal Karena wabah penyakit menular seperti virus corona ini., oleh karena itu kategori mati syahid akhirat.  Sedangkan mati syahid dunia akhirat adalah mendapatkan pahala keduanya baik dunia maupun di akhirat kelak serta jaminan masuk surge.

Karena syahid akhirat, orang yang meninggal dunia karena corona itu mendapat pahala syahid layaknya muslim yang wafat di medan perang. Hanya, hak-hak jenazahnya haruslah dipenuhi karena muslim itu meninggal dunia akibat wabah. “Hak-hak jenazahnya wajib dipenuhi, yaitu dimandikan, dikafani, dishalati, dan dikuburkan,” dikutip dari fatwa.

MUI, juga merujuk Fatwa Nomor 14 Tahun 2020 angka 7 yang menetapkan bahwa jenazah muslim yang meninggal dunia karena corona, harus diurus sesuai protokol yang ditetapkan ahli medis, dengan memerhatikan syariat. Fatwa ini sendiri, ditetapkan hari Jumat (27/3/2020), serta ditandatangani Ketua Komisi Fatwa MUI Hasanuddin AF, serta Sekretaris Komisi Fatwa MUI.

Sementara umat Islam yang mati karena perang (syahid dunia akhirat) tidak perlu dimandikan dan tidak perlu disolati.terang Gus Rofi’i.(an)

Link Fatwa MUI : Download

Sumber : http://gemamedia.mojokertokota.go.id/2020/04/13/fatwa-mui-umat-islam-meninggal-karena-covid-19-mati-syahid/