PEMKOT MOJOKERTO REFOCUSING ANGGARAN RP. 21 M UNTUK PENANGANAN COVID-19

Tanggal : 04 April 2020 By : Admin

img-fluid

MOJOKERTO – GEMA MEDIA : WaliKota Mojokerto Hj Ika Puspitasari SE, akan melakukan refocusing anggaran untuk penanganan pencegahan penyebaran wabah virus Corona atau Covif-19. Hal ini, disampaikannya saat Video Conference terkait Penyampaian arahan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia kepada Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota Se–Jawa dan Sumatera, di Rumah Rakyat, Jumat (3/4/2020).

Saat ini, Pemerintah Kota Mojokerto telah menyiapkan anggaran Rp 21 miliar untuk menanggulangi pencegahan penyebaran Covid-19 serta menyiapkan segala kebutuhan untuk tujuh bulan ke depan bagi warga. Refocusing anggaran tersebut, ditempuh dengan cara perubahan dokumen pelaksanaan anggaran (DPA) serta penyusunan rencana kerja dan anggaran (RKA) baru, kegiatan-kegiatan baru tetapi tanpa mengubah APBD 2020.

“Kami telah memetakan kebutuhan untuk tujuh bulan kedepan. Kebutuhan anggaran itu, kami upayakan relokasi dari Belanja Tidak Terduga (BTT) yang kebetulan tidak terlalu besar. Dari Dana Insentif Daerah (DID) serta Dana Alokasi Kohusus (DAK). Sementara itu, DID kami yang teralokasi untuk kesehatan angkanya kecil, sedangkan yang angkanya besar hingga Rp 2 miliar lebih ada pada bidang pendidikan, yang nantinya akan kami geser sesuai kebutuhan kondisi kota saat ini,” jelasnya.

Penggunaan BTT dalam rangka antisipasi, penanganan dan dampak penularan pandemi Covid-19 berpedoman pada Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 20 tahun 2020 tentang Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 di Lingkungan Pemerintah Daerah. Adapun penggunaan BTT tersebut diatur melalui pengajuan rencana kebutuhan belanja (RKB) untuk hal-hal yang diprioritaskan. Seperti, penanganan kesehatan, penanganan dampak ekonomi dan penyediaan social safety net atau jaringan pengaman sosial (hibah/bansos).

“Mengingat kondisi Kota Mojokerto saat ini, banyak warga yang secara tidak langsung terdampak Covid-19. Karena mayoritas warga di kota ini mata pencahariannya adalah berdagang, usaha mikro kecil. Hal ini sangat berpengaruh signifikan bagi mereka. Untuk itu melalui recofusing ini, diharapkan nantinya dapat membantu mereka-mereka yang terdampak akibat pandemi Covid-19,” terang Ning Ita, sapaan akrab Walikota.

Refocusing anggaran bagi pemerintah daerah tersebut, mengacu pada Intruksi Presiden (Inpres) Nomor 4 tahun 2020 Tentang Refocusing Kegiatan, Relokasi Anggaran serta Pengadaan Barang dan Jasa dalam Rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), serta Instruksi Menteri Dalam Negeri RI Nomor 1tahun 2020 tentang Pencegahan Penyebaran dan Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 di Lingkungan Pemerintah Daerah.(Jen/an)

Sumber : http://gemamedia.mojokertokota.go.id/2020/04/03/pemkot-mojokerto-recofusing-anggaran-rp-21-m-untuk-penanganan-covid-19/